Iklan Digital untuk UMKM: Kapan Harus Mulai dan Berapa Anggarannya?

Iklan digital untuk UMKM dapat membantu bisnis menjangkau lebih banyak calon pelanggan. Namun, iklan bukan pengganti produk yang tidak sesuai pasar atau pesan yang belum jelas.

Kapan UMKM perlu beriklan?

Iklan mulai masuk akal ketika bisnis sudah mengetahui siapa target pelanggan, apa yang ditawarkan, dan bagaimana pelanggan melakukan pembelian.

Jika tiga hal tersebut belum jelas, gunakan konten dan riset pelanggan untuk memperbaiki fondasi terlebih dahulu.

01 Siapkan fondasi sebelum beriklan

Pastikan bisnis memahami target pelanggan, memiliki penawaran yang jelas, dan menyediakan jalur yang mudah bagi calon pelanggan untuk mengambil tindakan.

Tentukan tujuan

Jangan menjalankan iklan hanya karena ingin “lebih ramai”. Tentukan apakah tujuan Anda mendapatkan awareness, traffic, leads, chat, atau penjualan.

Tujuan akan memengaruhi jenis kampanye dan metrik yang digunakan.

TUJUAN 01 Awareness Mengenalkan bisnis atau produk kepada audiens yang relevan.
TUJUAN 02 Traffic Mengarahkan audiens untuk mengunjungi website atau halaman tertentu.
TUJUAN 03 Leads dan Chat Mendorong calon pelanggan mengisi formulir atau menghubungi bisnis.
TUJUAN 04 Penjualan Mendorong transaksi atau pembelian produk.

Tentukan anggaran uji

Tidak ada satu angka yang cocok untuk semua bisnis. Gunakan anggaran yang mampu Anda tanggung untuk fase pengujian.

Tujuannya bukan langsung mendapatkan hasil maksimal, tetapi mengumpulkan data untuk mengetahui kombinasi target, pesan, dan penawaran yang bekerja.

Prinsip pengujian anggaran

Mulai dengan anggaran yang terukur

Tentukan batas biaya dan tujuan pengujian sebelum kampanye dijalankan.

1
Tentukan batas biaya Gunakan anggaran yang sanggup ditanggung tanpa mengganggu kebutuhan utama bisnis.
2
Tentukan hasil yang ingin diamati Misalnya klik, chat, leads, atau penjualan, sesuai tujuan kampanye.
3
Evaluasi sebelum menambah anggaran Gunakan hasil pengujian untuk menentukan langkah berikutnya.

Buat target yang jelas

Gunakan informasi dari customer persona. Jika Anda memiliki data pelanggan, gunakan data tersebut untuk membantu menemukan karakteristik audiens yang relevan.

Hindari membuat target terlalu luas tanpa alasan. Pertimbangkan kebutuhan, masalah, lokasi, atau karakteristik yang memang relevan dengan penawaran Anda.

02 Hubungkan target dengan penawaran

Tanyakan siapa yang paling membutuhkan produk, masalah apa yang ingin mereka selesaikan, dan alasan apa yang membuat penawaran Anda relevan.

Buat materi iklan

Materi iklan harus menyampaikan satu pesan utama. Gunakan struktur masalah, manfaat, bukti, dan CTA.

Visual harus mendukung pesan. Jangan memenuhi gambar dengan terlalu banyak teks.

01
Masalah Tampilkan kebutuhan atau kendala yang relevan dengan audiens.
02
Manfaat Jelaskan bagaimana produk atau layanan membantu menyelesaikan masalah tersebut.
03
Bukti Gunakan testimoni, demonstrasi, atau informasi yang dapat diverifikasi.
04
Call to Action Berikan tindakan yang jelas, seperti mengirim pesan atau melihat produk.

Perhatikan halaman tujuan

Iklan yang bagus bisa gagal jika halaman tujuan tidak jelas. Pastikan halaman menjelaskan produk, manfaat, harga atau cara mendapatkan informasi harga, bukti, dan CTA.

Jaga kesesuaian antara pesan iklan dan halaman tujuan.

Informasi Produk Jelaskan produk atau layanan dengan bahasa yang mudah dipahami.
Manfaat Terangkan bagaimana penawaran dapat membantu calon pelanggan.
Harga dan Proses Sajikan harga atau cara memperoleh informasi harga serta langkah pembelian.
CTA yang Jelas Pastikan pengunjung mengetahui langkah yang harus dilakukan selanjutnya.

Uji satu variabel

Jika hasil belum baik, jangan mengubah semuanya sekaligus. Uji headline, visual, target, penawaran, atau CTA secara bertahap.

Dengan begitu, Anda lebih mudah mengetahui faktor yang memengaruhi hasil.

1
Pilih satu variabel Tentukan aspek yang ingin diuji, misalnya headline atau visual.
2
Bandingkan hasil Gunakan metrik yang relevan dengan tujuan kampanye.
3
Tentukan langkah selanjutnya Pertahankan pendekatan yang lebih sesuai berdasarkan data yang tersedia.

Pantau metrik

Metrik bergantung pada tujuan. Anda dapat memantau impressions, clicks, CTR, cost per lead, jumlah chat, conversion rate, dan penjualan.

Impressions Jumlah tayangan iklan.
Clicks Jumlah klik yang diperoleh iklan.
CTR Persentase tayangan yang menghasilkan klik.
Cost per Lead Biaya untuk memperoleh satu prospek, jika kampanye mengukur leads.
Chat dan Leads Jumlah percakapan atau prospek yang dihasilkan.
Conversion Rate Persentase tindakan yang berhasil diselesaikan dari jumlah peluang yang diukur.

Jangan terpaku pada satu angka. Nilai metrik berdasarkan tujuan kampanye dan hasil yang dibutuhkan bisnis.

Hindari kesalahan umum

Beberapa kebiasaan dapat menghambat proses pengujian dan menyulitkan evaluasi hasil iklan.

Menghabiskan seluruh anggaran pada satu materi tanpa pengujian
Mengganti kampanye terlalu cepat tanpa data
Membuat klaim yang tidak dapat dibuktikan
Mengabaikan kualitas halaman tujuan

Checklist iklan digital untuk UMKM

Gunakan checklist berikut sebelum menjalankan atau mengevaluasi kampanye.

Progress kesiapan iklan 0 / 9

Kesimpulan

Iklan digital adalah proses pengujian. Mulai dengan fondasi yang jelas, gunakan anggaran uji yang masuk akal, ukur hasil, lalu optimalkan berdasarkan data.

Jangan langsung mengubah semua elemen ketika hasil belum baik. Evaluasi target, pesan, penawaran, materi iklan, dan halaman tujuan secara bertahap.

Dengan pendekatan tersebut, UMKM dapat belajar dari setiap kampanye dan menggunakan data sebagai dasar untuk mengambil keputusan berikutnya.

Siapkan Strategi Iklan Digital Bisnis Anda

Bangun kampanye berdasarkan tujuan, target pelanggan, materi iklan, dan pengukuran yang sesuai dengan kebutuhan bisnis.

Konsultasi Sekarang

Shopping cart

0
image/svg+xml

No products in the cart.

Continue Shopping