Email Marketing untuk UMKM: Cara Membangun Database Pelanggan yang Bernilai

Media sosial membantu bisnis menjangkau audiens, tetapi email marketing memberi bisnis kanal komunikasi yang dapat dikelola sendiri. Untuk UMKM, email dapat digunakan untuk edukasi, promosi, dan menjaga hubungan dengan pelanggan.

Alur email marketing
01. Pendaftaran Calon pelanggan memberikan izin untuk menerima komunikasi dari bisnis.
02. Welcome Email Perkenalkan bisnis dan jelaskan manfaat yang akan diterima pelanggan.
03. Konten Relevan Kirim edukasi, panduan, informasi produk, atau penawaran yang sesuai.
04. Evaluasi dan Hubungan Ukur respons dan jaga komunikasi berdasarkan minat serta preferensi pelanggan.

Apa itu email marketing?

Email marketing adalah kegiatan mengirim pesan pemasaran melalui email kepada orang yang telah memberikan izin untuk menerima komunikasi.

Email dapat berisi edukasi, tips, berita bisnis, produk baru, atau penawaran.

01 Bangun komunikasi yang relevan

Gunakan email untuk memberikan informasi yang bermanfaat bagi penerima, bukan sekadar mengirim promosi berulang.

Bangun database secara sehat

Jangan membeli database email. Buat alasan yang jelas agar orang mau mendaftar. Anda dapat menawarkan checklist, panduan, voucher, webinar, atau informasi eksklusif.

Jelaskan bahwa mereka akan menerima komunikasi dari bisnis Anda.

PILIHAN 01 Checklist dan Panduan Berikan materi praktis yang membantu calon pelanggan menyelesaikan masalah.
PILIHAN 02 Informasi Eksklusif Bagikan pembaruan, wawasan, atau informasi yang relevan dengan minat penerima.
PILIHAN 03 Webinar atau Acara Undang audiens yang tertarik untuk mendaftar kegiatan yang sesuai.
PILIHAN 04 Voucher atau Penawaran Tawarkan insentif yang sesuai dengan bisnis dan ketentuan yang jelas.

Database yang sehat dimulai dari orang yang memang ingin menerima komunikasi Anda.

Buat welcome email

Setelah seseorang mendaftar, kirim email sambutan. Perkenalkan bisnis, jelaskan apa yang akan mereka dapatkan, dan berikan satu langkah berikutnya.

Contoh Welcome Email
Subject: Selamat datang! Ini panduan untuk memulai
Tujuan: Menyambut pelanggan baru

Halo,

Terima kasih telah mendaftar untuk menerima informasi dari kami.

Melalui email ini, Anda akan menerima tips, panduan, dan informasi yang relevan dengan kebutuhan bisnis Anda.

Sebagai langkah awal, silakan baca panduan yang telah kami siapkan.

Sampai jumpa di email berikutnya.

Sesuaikan isi welcome email dengan janji yang diberikan saat seseorang mendaftar.

Kirim konten yang bermanfaat

Newsletter tidak harus selalu berisi promosi. Berikan tips, panduan, studi kasus, atau jawaban atas pertanyaan pelanggan.

Promosi dapat disisipkan ketika relevan.

Ide konten email
Edukasi Bagikan tips atau panduan praktis yang dapat langsung digunakan.
Studi Kasus Jelaskan proses, pengalaman, atau pembelajaran yang relevan.
Informasi Produk Kenalkan produk atau fitur baru jika sesuai dengan kebutuhan penerima.
Penawaran Sampaikan promo atau paket dengan ketentuan yang jelas jika memang relevan.

Gunakan segmentasi

Tidak semua pelanggan memiliki kebutuhan yang sama. Anda dapat membagi database berdasarkan pelanggan baru, pelanggan lama, produk yang pernah dibeli, atau minat yang diberikan saat mendaftar.

Pelanggan Baru Kirim pengenalan bisnis, panduan awal, dan informasi yang membantu mereka memulai.
Pelanggan Lama Bagikan pembaruan, panduan lanjutan, atau informasi yang mendukung penggunaan produk.
Berdasarkan Pembelian Sesuaikan informasi dengan produk yang pernah dibeli jika datanya tersedia.
Berdasarkan Minat Kirim konten sesuai pilihan topik atau preferensi yang diberikan penerima.

Segmentasi membuat pesan lebih relevan. Gunakan informasi yang diperoleh secara wajar dan sesuai dengan izin serta ekspektasi penerima.

Tulis subject yang jelas

Subject membantu penerima memahami isi email. Hindari klaim berlebihan atau pesan yang menyesatkan. Gunakan bahasa yang sesuai dengan brand dan isi email.

Contoh subject email
01 5 Cara Membuat Konten Promosi Lebih Terarah
02 Panduan Awal untuk Mengelola Pemasaran UMKM
03 Apa yang Perlu Disiapkan Sebelum Menjalankan Iklan?

Subject harus mewakili isi email. Jangan menggunakan judul yang menjanjikan sesuatu tetapi tidak dibahas di dalamnya.

Gunakan satu CTA utama

Jika email memiliki terlalu banyak tujuan, pembaca dapat bingung. Pilih satu tindakan utama. Misalnya membaca artikel, melihat produk, atau mendaftar acara.

Baca Artikel Arahkan penerima menuju panduan atau informasi yang lebih lengkap.
Lihat Produk Arahkan pembaca untuk mempelajari produk yang relevan.
Daftar Acara Gunakan untuk mengarahkan penerima menuju formulir pendaftaran.
Konsultasi Ajak penerima menghubungi bisnis jika mereka membutuhkan bantuan.

Ukur hasil

Pantau metrik seperti delivery rate, open rate jika tersedia, click rate, unsubscribe, leads, dan penjualan. Metrik harus dibaca bersama konteks. Jangan menilai kampanye hanya dari satu angka.

Delivery Rate Menunjukkan proporsi email yang berhasil dikirim ke server penerima.
Open Rate Perkiraan proporsi email yang dibuka. Akurasinya dapat dipengaruhi teknologi privasi email.
Click Rate Mengukur klik pada tautan di dalam email sesuai definisi penyedia layanan.
Unsubscribe Memantau penerima yang berhenti berlangganan dari komunikasi email.
Leads Mengukur prospek yang dihasilkan dari aktivitas email.
Penjualan Mengukur transaksi yang dapat dikaitkan dengan kampanye berdasarkan metode atribusi.

Open rate sebaiknya tidak menjadi satu-satunya indikator keberhasilan. Perhatikan juga klik, leads, penjualan, dan tujuan kampanye.

Hormati pelanggan

Sediakan cara berhenti berlangganan. Kirim email hanya kepada orang yang memberikan izin dan patuhi aturan yang berlaku.

Bangun komunikasi berdasarkan izin

Jelaskan jenis komunikasi yang akan diterima, jaga relevansi isi email, hormati pilihan penerima, dan proses permintaan berhenti berlangganan dengan baik.

Checklist email marketing

Gunakan checklist berikut sebelum menjalankan kampanye email.

Progress email marketing 0 / 9

Kesimpulan

Email marketing yang baik bukan tentang mengirim sebanyak mungkin email. Fokusnya adalah memberikan informasi yang relevan kepada orang yang memang ingin menerima komunikasi.

Mulailah dengan membangun database secara sehat, menyambut pelanggan baru, mengirim konten yang bermanfaat, dan menyesuaikan pesan dengan kebutuhan penerima.

Ukur hasil secara berkala dan hormati pilihan pelanggan. Dengan pendekatan tersebut, email dapat menjadi salah satu kanal untuk menjaga komunikasi dan mendukung tujuan bisnis.

Bangun Strategi Email Marketing untuk Bisnis Anda

Susun komunikasi yang bermanfaat, relevan, dan sesuai dengan kebutuhan pelanggan di setiap tahap hubungan.

Konsultasi Sekarang

Shopping cart

0
image/svg+xml

No products in the cart.

Continue Shopping