Content marketing untuk UMKM bukan berarti harus membuat konten setiap hari tanpa tujuan. Strategi yang lebih sederhana adalah membuat konten berdasarkan kebutuhan pelanggan dan tujuan bisnis.
Apa itu content marketing?
Content marketing adalah strategi pemasaran dengan membuat dan membagikan konten yang relevan untuk menarik serta membantu calon pelanggan.
Konten dapat berupa artikel, video, carousel, foto, panduan, studi kasus, atau FAQ.
Tentukan tujuan
Sebelum membuat konten, pilih tujuan.
Apakah Anda ingin meningkatkan awareness, mendapatkan leads, membantu penjualan, atau mempertahankan pelanggan?
Satu konten tidak harus melakukan semuanya. Tujuan yang jelas membantu menentukan topik dan CTA.
Tentukan terlebih dahulu apa yang ingin dilakukan pembaca setelah melihat atau membaca konten Anda.
Buat content pillar
Content pillar adalah kelompok topik utama yang akan dibahas secara konsisten.
Untuk bisnis jasa digital marketing, misalnya: edukasi pemasaran, SEO, iklan digital, studi kasus, dan penawaran layanan.
Dengan pilar, Anda tidak perlu mencari ide dari nol setiap hari.
Cari ide dari pelanggan
Perhatikan pertanyaan yang sering muncul.
- “Berapa modal untuk iklan?”
- “Kenapa iklan tidak menghasilkan penjualan?”
Jika pelanggan bertanya “berapa modal untuk iklan?”, buat artikel tentang anggaran iklan.
Jika mereka bertanya “kenapa iklan tidak menghasilkan penjualan?”, buat panduan diagnosis kampanye.
Konten terbaik sering berasal dari masalah nyata.
Gunakan beberapa format
Satu ide dapat diubah menjadi beberapa format.
Artikel tentang target pasar dapat menjadi carousel, video pendek, checklist, dan postingan FAQ.
Cara ini menghemat waktu karena Anda tidak selalu membuat ide baru.
Buat kalender konten
Tentukan jadwal yang realistis. Tiga konten berkualitas per minggu lebih baik daripada tujuh konten yang tidak konsisten jika kapasitas tim terbatas.
Contoh jadwal sederhana: Selasa edukasi, Kamis studi kasus, Sabtu penawaran atau FAQ.
Gunakan CTA
CTA atau call to action memberi tahu pembaca apa yang dapat dilakukan setelah membaca.
CTA harus sesuai tahap pelanggan. Pembaca yang baru mengenal bisnis mungkin lebih cocok diarahkan ke artikel lain daripada langsung diminta membeli.
Ukur hasil
Lihat metrik yang sesuai tujuan.
Jangan menilai konten hanya dari likes.
Contoh kalender satu minggu
Gunakan jadwal berikut sebagai contoh sederhana untuk membangun rutinitas konten.
Tiga konten tersebut saling berhubungan dan dapat mengarahkan pembaca ke artikel lain.
Checklist content marketing
Gunakan checklist berikut sebelum membuat dan mempublikasikan konten.
Kesimpulan
Content marketing menjadi lebih mudah ketika bisnis memiliki sistem.
Tentukan target, pilih pilar, ambil ide dari pertanyaan pelanggan, jadwalkan, lalu ukur hasilnya.
Anda tidak harus membuat konten setiap hari. Yang lebih penting adalah membuat konten yang relevan, konsisten, dan memiliki tujuan yang jelas.
Bangun Strategi Content Marketing untuk Bisnis Anda
Pelajari cara membuat konten yang lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan pelanggan.
Konsultasi Sekarang