Cara Memilih Marketplace untuk UMKM: Shopee, TikTok Shop, atau Tokopedia?
Memilih marketplace untuk UMKM bukan hanya soal mencari platform yang paling ramai. Pilihan marketplace perlu disesuaikan dengan produk, target pembeli, kemampuan tim, biaya, dan cara bisnis melakukan promosi.
Banyak UMKM membuka beberapa marketplace sekaligus tanpa menghitung kemampuan operasional. Akibatnya, stok tidak teratur, chat terlambat dibalas, produk tidak terurus, dan promosi menjadi tidak fokus.
Jadi, marketplace mana yang sebaiknya dipilih?
Jawabannya tidak selalu sama untuk setiap bisnis. Mari kita lihat cara memilihnya.
Pilih platform yang sesuai dengan produk, target pembeli, kemampuan operasional, dan kondisi bisnis.
Jangan Langsung Membuka Semua Marketplace
Semakin banyak marketplace yang digunakan, belum tentu semakin besar penjualan.
Setiap platform memiliki karakter pengguna dan cara promosi yang berbeda. Karena itu, UMKM perlu melihat kondisi bisnis terlebih dahulu.
Jika tim masih kecil, mengelola satu marketplace dengan baik bisa lebih efektif daripada membuka tiga marketplace tetapi semuanya tidak terurus.
5 Hal yang Perlu Dicek Sebelum Memilih Marketplace untuk UMKM
Produk
Pertama, lihat karakter produk yang dijual.
Tanyakan:
- Apakah produk mudah dijelaskan melalui foto?
- Apakah produk membutuhkan demonstrasi?
- Apakah pembeli biasanya mencari produk berdasarkan kebutuhan?
- Apakah produk memiliki banyak variasi?
- Apakah produk mudah dibeli secara spontan?
Produk yang berbeda membutuhkan cara penjualan yang berbeda.
Misalnya, produk yang mudah dicari berdasarkan kebutuhan dapat mengandalkan katalog dan pencarian. Sebaliknya, produk yang membutuhkan demonstrasi dapat lebih terbantu dengan konten video.
Target Pembeli
Selanjutnya, kenali calon pelanggan.
Jangan hanya bertanya:
“Marketplace mana yang paling ramai?”
Pertanyaan yang lebih penting adalah:
“Di mana calon pelanggan saya biasa mencari dan membeli produk?”
Perhatikan:
- Usia calon pembeli
- Lokasi
- Kebiasaan belanja
- Kisaran harga
- Kebutuhan
- Cara menemukan produk
Dengan memahami target pembeli, keputusan memilih marketplace untuk UMKM menjadi lebih terarah.
Kemampuan Operasional
Marketplace membutuhkan pengelolaan rutin.
Pastikan ada orang yang bertanggung jawab untuk:
- Mengelola produk
- Membalas chat
- Memproses pesanan
- Mengatur stok
- Mengikuti promo
- Memantau toko
- Menangani pelanggan
Membuka marketplace baru berarti menambah pekerjaan baru. Pastikan bisnis memiliki kemampuan untuk mengelolanya.
Lebih baik memiliki satu toko yang aktif dan terurus daripada beberapa toko yang tidak mendapatkan perhatian.
Biaya dan Margin
Jangan hanya melihat omzet.
Hitung juga biaya yang berkaitan dengan penjualan.
Gunakan rumus sederhana:
Contohnya, sebuah produk mendapatkan banyak pesanan.
Namun, setelah dikurangi berbagai biaya, keuntungan ternyata sangat kecil.
Karena itu, sebelum memilih marketplace untuk UMKM, pastikan margin keuntungan sudah dihitung.
Cara Promosi
Perhatikan bagaimana calon pembeli menemukan produk.
Mereka bisa datang dari:
- Pencarian produk
- Media sosial
- Video
- Live
- Promo
- Rekomendasi
- Pelanggan lama
Jika produk sangat kuat secara visual, konten video dapat menjadi bagian penting dari strategi.
Sebaliknya, jika pelanggan sudah mengetahui apa yang ingin dicari, katalog dan pencarian produk dapat menjadi pertimbangan utama.
Shopee, TikTok Shop, atau Tokopedia?
Tidak ada satu marketplace yang otomatis paling cocok untuk semua UMKM.
Gunakan karakter bisnis sebagai dasar pertimbangan.
Shopee
Shopee dapat dipertimbangkan untuk bisnis yang ingin mengembangkan penjualan melalui katalog dan pencarian produk.
Pertimbangkan jika:- Produk sudah memiliki permintaan.
- Foto produk cukup menarik.
- Katalog produk mudah dibuat.
- Tim mampu mengelola toko secara rutin.
TikTok Shop
TikTok Shop dapat dipertimbangkan untuk bisnis yang kuat dalam konten video.
Pertimbangkan jika:- Produk mudah ditampilkan melalui video.
- Produk membutuhkan demonstrasi.
- Bisnis mampu membuat konten secara rutin.
- Bisnis siap menggunakan video atau live sebagai bagian promosi.
Tokopedia
Tokopedia juga dapat menjadi pilihan bagi UMKM yang ingin menggunakan marketplace sebagai salah satu kanal penjualan.
Pertimbangkan jika:- Produk memiliki katalog yang jelas.
- Bisnis ingin mengembangkan kanal marketplace.
- Target pelanggan sesuai.
- Operasional toko sudah siap.
Perbandingan Marketplace untuk UMKM
| Faktor | Shopee | TikTok Shop | Tokopedia |
|---|---|---|---|
| Katalog produk | ⭐⭐⭐ | ⭐⭐ | ⭐⭐⭐ |
| Pencarian produk | ⭐⭐⭐ | ⭐⭐ | ⭐⭐⭐ |
| Konten video | ⭐⭐ | ⭐⭐⭐ | ⭐⭐ |
| Produk visual | ⭐⭐ | ⭐⭐⭐ | ⭐⭐ |
| Demonstrasi produk | ⭐⭐ | ⭐⭐⭐ | ⭐⭐ |
| Membutuhkan konten rutin | Tergantung strategi | Lebih penting | Tergantung strategi |
Bagaimana Cara Menentukan Pilihan?
Gunakan alur sederhana berikut.
PRODUK
Apakah produk mudah dijelaskan melalui katalog?
TARGET PEMBELI
Apakah Anda sudah tahu siapa calon pembelinya?
OPERASIONAL
Apakah tim mampu mengelola lebih dari satu marketplace?
KEUANGAN
Apakah margin masih sehat setelah biaya?
Kesalahan yang Sering Dilakukan UMKM
Mengikuti Marketplace yang Sedang Populer
Marketplace yang populer belum tentu sesuai dengan produk Anda. Target pembeli tetap menjadi pertimbangan utama.
Membuka Semua Marketplace Sekaligus
Cara ini dapat membuat pekerjaan semakin banyak. Akibatnya, stok, chat, pesanan, dan promosi menjadi sulit dikontrol.
Hanya Melihat Omzet
Omzet bukan satu-satunya ukuran keberhasilan. Periksa juga keuntungan setelah seluruh biaya diperhitungkan.
Tidak Mengukur Hasil
Pantau kunjungan toko, produk yang dilihat, chat, pesanan, nilai transaksi, biaya promosi, dan keuntungan.
Kapan Sebaiknya Fokus pada Satu Marketplace?
Fokus pada satu marketplace untuk UMKM dapat menjadi pilihan ketika:
- Tim masih kecil.
- Produk belum banyak.
- Sistem operasional belum stabil.
- Bisnis baru mulai berjualan online.
- Belum memiliki cukup data.
- Belum mengetahui platform yang paling cocok.
Tujuannya bukan membatasi pertumbuhan. Sebaliknya, fokus membantu bisnis membangun sistem terlebih dahulu.
Setelah sistem berjalan dengan baik, bisnis dapat mempertimbangkan ekspansi.
Kapan Perlu Menambah Marketplace?
Marketplace tambahan dapat dipertimbangkan jika:
- Stok sudah tertata.
- Pesanan dapat diproses dengan baik.
- Tim sudah siap.
- Produk memiliki permintaan.
- Margin masih sehat.
- Bisnis sudah memiliki data penjualan.
Dengan demikian, ekspansi dilakukan berdasarkan kondisi bisnis, bukan hanya mengikuti tren.
Checklist Memilih Marketplace untuk UMKM
Gunakan checklist berikut sebelum mengambil keputusan.
PRODUK
TARGET PEMBELI
OPERASIONAL
KEUANGAN
MARKETING
Jika banyak bagian yang belum siap, jangan buru-buru membuka marketplace baru.
Perbaiki sistem yang ada terlebih dahulu.
Kapan Konsultasi Bisnis Mulai Dibutuhkan?
Tidak semua UMKM membutuhkan konsultasi untuk memilih marketplace.
Jika Anda sudah memahami produk, target pembeli, biaya, dan kemampuan tim, keputusan dapat dilakukan sendiri.
Namun, konsultasi mulai masuk akal ketika beberapa masalah muncul bersamaan.
Contohnya:
- Bingung memilih marketplace yang harus diprioritaskan.
- Sudah menggunakan beberapa marketplace tetapi hasilnya tidak jelas.
- Omzet meningkat tetapi keuntungan kecil.
- Tim kewalahan mengelola toko.
- Bingung apakah perlu menambah marketplace.
- Tidak tahu harus fokus pada marketplace, website, atau media sosial.
Konsultasi dapat membantu memetakan kondisi bisnis, menentukan prioritas, dan memilih langkah yang lebih realistis sesuai sumber daya yang tersedia.
Kesimpulan
Memilih marketplace untuk UMKM bukan tentang memiliki toko di sebanyak mungkin platform.
Pilihan yang lebih tepat adalah marketplace yang sesuai dengan:
- Produk.
- Target pembeli.
- Kemampuan operasional.
- Margin keuntungan.
- Cara promosi.
- Kemampuan mengukur hasil.
Shopee, TikTok Shop, dan Tokopedia dapat menjadi pilihan. Namun, bukan berarti ketiganya harus digunakan sekaligus.
Mulailah dari platform yang paling sesuai dengan kondisi bisnis. Setelah sistem berjalan dan data mulai terkumpul, barulah pertimbangkan ekspansi.
Dengan cara tersebut, keputusan memilih marketplace dibuat berdasarkan kebutuhan bisnis, bukan sekadar mengikuti tren.
FAQ
Konsultasikan Strategi Marketplace Anda
Masih bingung menentukan marketplace untuk UMKM yang paling sesuai?
Jangan langsung membuka semua platform. Mulai dengan melihat produk, target pembeli, operasional, biaya, margin, dan strategi promosi.
Konsultasikan Kondisi Bisnis Anda →