Jika Anda ingin artikel website ditemukan melalui Google, salah satu pekerjaan awal yang perlu dilakukan adalah riset keyword. Riset keyword membantu Anda memahami kata dan pertanyaan yang digunakan calon pelanggan saat mencari informasi.
Apa itu keyword?
Keyword adalah kata atau frasa yang digunakan orang ketika melakukan pencarian di mesin pencari.
Pemilik usaha mungkin mencari:
Keyword bukan sekadar daftar kata. Anda perlu memahami tujuan di balik pencarian.
Pahami search intent
Search intent adalah maksud pengguna ketika mencari sesuatu.
Ada pencarian untuk belajar, membandingkan, mencari produk tertentu, atau mencari website tertentu.
Pengguna ingin mendapatkan informasi atau mempelajari sesuatu. Jenis keyword ini cocok untuk artikel edukasi.
Pengguna mulai mempertimbangkan produk, jasa, harga, atau pilihan tertentu.
Untuk artikel edukasi, fokuslah pada keyword yang menunjukkan kebutuhan informasi.
Contohnya adalah “cara membuat konten Instagram untuk UMKM”.
Jika seseorang mencari “harga jasa SEO”, kebutuhan mereka sudah lebih dekat ke keputusan pembelian. Jenis konten yang dibuat tentu berbeda.
Cari keyword dari pertanyaan pelanggan
Sumber keyword terbaik sering kali ada di sekitar bisnis Anda.
Kumpulkan pertanyaan dari WhatsApp, komentar, sales, customer service, marketplace, dan percakapan langsung.
Misalnya pelanggan sering bertanya, “Bagaimana cara menentukan harga produk?” Pertanyaan tersebut dapat menjadi ide keyword dan artikel.
Gunakan keyword yang lebih spesifik
Keyword pendek biasanya memiliki cakupan luas. Keyword panjang atau long-tail keyword lebih spesifik.
digital marketing
menjadi:
digital marketing untuk UMKM makanan
Keyword spesifik membantu Anda membuat artikel yang fokus. Selain itu, pembaca yang datang biasanya sudah memiliki kebutuhan yang lebih jelas.
Kelompokkan keyword berdasarkan topik
Setelah mengumpulkan keyword, kelompokkan kata yang memiliki tujuan pencarian serupa.
Misalnya kelompok “target pasar” dapat berisi cara menentukan target pasar, contoh target pasar UMKM, dan cara membuat customer persona.
Dari satu kelompok, tentukan satu artikel utama. Keyword lain dapat digunakan sebagai subtopik atau artikel pendukung.
Prioritaskan berdasarkan manfaat bisnis
Jangan hanya mengejar keyword dengan volume pencarian besar. Pertimbangkan juga relevansi dengan produk, kebutuhan pelanggan, dan peluang bisnis.
Keyword dengan pencarian lebih kecil tetapi sangat relevan dapat menghasilkan pengunjung yang lebih berkualitas.
Buat prioritas sederhana: relevansi tinggi, kebutuhan pelanggan tinggi, dan kemampuan bisnis menjawab topik tersebut.
Ubah keyword menjadi judul
Keyword “cara menentukan target pasar” dapat menjadi judul:
Cara Menentukan Target Pasar agar Promosi UMKM Lebih Tepat
Judul harus jelas dan sesuai isi. Hindari membuat judul yang menarik tetapi tidak menjawab kebutuhan pembaca.
Checklist riset keyword
Gunakan checklist berikut sebelum mulai menulis artikel.
Kesimpulan
Riset keyword tidak harus rumit. Untuk bisnis kecil, memahami pertanyaan pelanggan dan mengubahnya menjadi konten yang berguna sudah menjadi fondasi yang kuat.
Mulai dari masalah yang sering ditanyakan pelanggan. Temukan keyword yang sesuai. Pahami tujuan pencariannya. Setelah itu, ubah keyword tersebut menjadi artikel yang jelas dan relevan.
Ingin Bisnis Anda Lebih Mudah Ditemukan Online?
Pelajari strategi digital marketing yang dapat diterapkan secara praktis untuk mengembangkan bisnis Anda.
Konsultasi Sekarang